Komponen Penunjang Single Board Controller
1. – Rangkaian LED dengan Breadboard
- Pengertian: Rangkaian sederhana menggunakan breadboard, LED, resistor, baterai, dan switch.
- Fungsi: Menunjukkan prinsip dasar aliran listrik. Resistor membatasi arus agar LED tidak rusak. Switch digunakan untuk menghidupkan atau mematikan rangkaian.
2. – Arduino UNO dengan Model
- Pengertian : Arduino UNO terhubung dengan sensor/module melalui kabel jumper.
- Fungsi: Arduino sebagai mikrokontroler untuk memproses data dari sensor lalu mengendalikan output (misalnya LED, motor, buzzer).
3. – Pin Arduino UNO
- Pengertian: Diagram pin Arduino UNO yang terdiri dari pin digital, analog, power, dan komunikasi.
- Fungsi:
- I/O Digital: Digunakan untuk input/output logika (HIGH/LOW).
- Analog Input: Membaca sinyal analog (0–1023).
- Power Pins: Memberikan tegangan 3.3V/5V dan ground (GND).
4. – Sensor Kelembaban Tanah
- Pengertian: Sensor untuk mengukur kadar air dalam tanah.
- Fungsi: Digunakan dalam sistem penyiraman otomatis, memberi tahu apakah tanah kering atau basah.
5. – LDR (Light Dependent Resistor) di Breadboard
- Pengertian: Rangkaian menggunakan LDR dan LED. LDR adalah resistor yang resistansinya berubah sesuai intensitas cahaya.
- Fungsi: Digunakan untuk membuat lampu otomatis yang menyala saat gelap dan mati saat terang.
6. – Breadboard dengan Banyak Kabel
- Pengertian: Breadboard dengan banyak kabel jumper.
- Fungsi: Alat uji coba rangkaian elektronik tanpa solder. Kabel jumper menghubungkan komponen dengan mudah.
7. – Sensor Suhu (DS18B20) dengan Arduino
- Pengertian: Modul sensor suhu DS18B20 terhubung ke Arduino UNO.
- Fungsi: Mengukur suhu lingkungan, sering dipakai dalam proyek monitoring suhu otomatis.
8. – Sensor PIR dengan ESP32
- Pengertian: ESP32 (mikrokontroler dengan WiFi) terhubung dengan sensor PIR (Passive Infrared).
- Fungsi: Sensor PIR mendeteksi gerakan manusia/hewan berdasarkan panas tubuh. Digunakan untuk sistem alarm, lampu otomatis, atau IoT.
Gambar







okee auraaa π―❣️
BalasHapus